Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai ubuntu server. Ubuntu Server adalah varian dari Distri Linux Ubuntu yang dispesialisasikan untuk kebutuhan penggunaan dalam hal server. Perbedaan mendasar, di Ubuntu Server tidak tersedia GUI. Jika anda
menggunakan ubuntu server artinya anda harus bekerja dengan perintah
perintah di layar hitam yang sering disebut konsole. Jika anda datang
dari windows, maka tampilan ubuntu server akan seperti DOS.
Oracle VM VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi,
yang dapat digunakan untuk mengeksekusi sistem operasi "tambahan" di
dalam sistem operasi "utama". Sebagai contoh, jika seseorang
mempunyai sistem operasi MS Windows yang terpasang di komputernya, maka
seseorang tersebut dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang diinginkan di
dalam sistem operasi MS Windows. Sistem operasi yang dapat menjalankannya antara lain Linux,
Mac OS X, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Solaris, dan
OpenSolaris.
Berikut adalah tutorial untuk menginstal Ubuntu Server 12.04 di Virtualbox.
Pertama Buka Aplikasi VM Virtualbox, kemudian klik Baru seperti gambar berikut.
Klik Next untuk
memulai proses instalasi Aplikasi VM Virtualbox, kemudian klik
Baru seperti gambar berikut.
Silahkan anda
isi Nama mesin Virtual dan Tipe Sistem Operasi. Pada gambar tersebut saya beri
Nama “Ubuntu”, Operating System “Linux”, dan Version “Ubuntu” kemudian klik
Next.
Pilih Jumlah
kapasitas memori RAM. Pada gamabar di bawah saya memilih Ukuran memori sebesar
512 MB. kemudian klik
Next.
Pilih “Create
new hardisk” untuk membuat hardisk baru kemudian klik Next.
Pilih Dynamically allocated. Lalu klik Next lagi.
Pada jendela Virtual disk file location and size silahkan anda tentukan lokasi dan ukuran memori virtual disk.
Kemudian klik
“create”. Jika anda merasa settingan anda belum pas, silahkan ulangi langkah –
langkah di atas. Jika sudah maka akan muncul seperti gambar berikut.
Klik Setting, System, kemudian pilih Processor
dari virtual machine kita. Centang pada checkbox “PAE/NX” yang ada pada
Extended Features yang berada di Tab Processor pada kotak dialog System Setting
Virtual Machine kita.
Kemudian klik ok
Pada Storage,
masukkan CD images ubuntu-12.04-server-i386.iso pada IDE Controller, lalu klik
ok.
Klik Mulai untuk
melanjutkan proses instalasi pada gambar berikut.
Kemudian Pilih
Install Ubuntu Server
Selanjutnya anda
akan diminta untuk memilih bahasa kembali.
Pada jendela
“Select your location” pilih “Other”.
Pilih Asia
kemudian tekan Enter
Pada bagian ini silahkan
anda pilih “Indonesia”.
Berikutnya
adalah memilih konfigurasi local. Local ini nanti akan berpengaruh terhadap
format tanggal, number, dan lain – lain. Karena local Indonesia tidak ada
silahkan anda pilih United States.
Langkah
selanjutnya adalah mengatur layout dari keyboard kita. Pilih No untuk
konfigurasi keyboard.
Selanjutnya pilih English (US) untuk jenis keyboard yang anda gunakan. Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini
Setelah anda memilih dan konfigurasi Keyboard yang sesuai. Selanjutnya instalasi akan dilanjutkan dengan proses Detecting Hardware dan loading komponen dari sistem kita.
kemudian saatnya mengatur konfigurasi jaringan server kita. Yang pertama harus diatur adalah nama host untuk server kita. Sebagai contoh Saya memakai nama "myserver" untuk hostname nya. Silahkan lihat gambar berikut
Kemudian tambahkan User yang akan anda gunakan untuk manajemen server. Masukkan nama lengkap dari usernya misalkan sekarang saya masukkan nama "Yongki Iranda". Dibagian ini anda dapat memakai spasi.
Kemudian isikan nama user (username) yang ingin dipakai untuk login ke server. Sebagai contoh saya masukkan nama "yongki" (dalam huruf kecil).
Berikutnya adalah anda akan diminta untuk mengisi Password yang akan dipakai dengan user tadi.
Kemudian anda akan ditanya apakah Home direktori mau di enkripsi atau tidak. Jika Yes, maka semua file yang anda simpan di dalam home direktori bisa dibuka orang lain. Untuk kali ini silahkan anda pilih No.
Selanjutnya anda akan diminta menentukan zona waktu berdasarkan kota.
Kemudian anda akan diminta membuat partisi untuk instalasi sistem Ubuntu server 12.04. Apabila muncul pilihan Partition Disks, pilih manual. Karena bila anda memilih guided maka partisi yang dibuat adalah default.
Kemudian pilih Hard Disk (HD) yang akan dipartisikan.
Kemudian pilih yes untuk pembuatan partisi baru.
Selanjutnya pilih tabel partisi yang baru saja anda buat (yang ada keteranga Free Space).
Kemudian pilih "Create a new partition".
Untuk partisi yang pertama saya buat sebagai swap area. Swap area adalah memori yang akan dipakai untuk membantu kerja RAM ketika proses yang akan dikerjakan membutuhkan memori yang melebihi kapasitas RAM. Untuk ukuran partisinya saya buat 1 GB.
Selanjutnya pilih "Primary".
Kemudian pilih lokasi dimana anda ingin menempati partisi ini di dalam Hard Disk. Pilih Beginning
Selanjutnya tentukan jenis File System yang akan dipakai. Pilih "Swap area" di pilihan "use as".
Pilih "Done setting up the partition". Jika settingan partisi sudah sesuai.
Langkah selanjutnya adalah buat partisi yang lain. Langkah-langkahnya sama seperti di aatas tadi. Disini saya bagi 2 partisi lagi, untuk "/" (root) dan untuk "/home". Untuk "/" saya buat sekitar 2.5 GB kemudian sisanya untuk "/home". Jika sudah, partisinya akan terlihat seperti gambar berikut.
Kemudian selanjutnya pilih Yes.
Tunggu Proses instalasi seperti gambar berikut.
Kosongkan apabila ditengah-tengah instalasi anda diminta memasukan HTTP Proxy,
lalu kemudian anda akan diminta untuk setting update sistem. Apa ingin di update otomatis atau manual. pilih saja "No automatic updates".
Selanjutnya pilih LAMP server.
Kemudian akan ada pertanyaan untuk install GRUB ke master boot record dari Hard Disk kita. Pilih saja Yes.
Pilih "Continue" untuk Menyelesaikan Proses Instalasi Ubuntu Server 12.04

sekian tutorial mengenai instalasi ubuntu server 12.04. Semoga bermanfaat :)



















































